Showing posts with label soal smp. Show all posts
Showing posts with label soal smp. Show all posts

Wednesday, 19 June 2013

Soal Unsur-unsur Berita

Sebuah berita haruslah lengkap. Berita yang lengkap memuat unsur apa, siapa, kapan, di mana, mengapa, bagaimana.

Contoh Soal Unsur-unsur Berita
Perhatikan ilustrasi berikut!
Tanggal 31 Juli 2011 warga kota Semarang menyemarakkan acara Dugderan pukul 06.00. Acara pawai budaya anak TK sampai SMP dipusatkan di Simpang Lima. Pukul 13.00 pawai kendaraan hias dari Balai Kota ke Masjid Kauman dan berakhir di Masjid Agung Jawa Tengah. Acara tersebut dipimpin langsung oleh Walikota Semarang. Kegiatan ini mengawali bulan Ramadan.

Paragraf berita yang tepat dari ilustrasi tersebut adalah ...
  1. Semarang, 31 Juli 2011 Dugderan dilaksanakan mulai pukul 06.00. Acara itu untuk mengawali bulan Ramadan tahun ini dipimpin langsung oleh Walikota Semarang. Kegiatan ini diisi dengan pawai budaya menuju Balai Kota dari Masjid Kauman dan berakhir di Masjid Agung, Jawa Tengah.
  2. Acara budaya Dugderan di Semarang dilaksanakan pada tanggal 31 Juli 2011. Kegiatan yang mengawali bulan Ramadan tahun ini dipimpin langsung oleh Walikota Semarang. Dugderan tahun ini diisi dengan pawai budaya.
  3. Semarang (31/7) Walikota Semarang memimpin langsung acara budaya Dugderan. Kegiatan budaya ini diisi dengan pawai budaya dari TK hingga masyarakat umum. Kegiatan dimulai pukul 06.00 dan secara resmi dibuka pukul 13.00
  4. Semarang (31/7) Dugderan mengawali bulan Ramadan dilaksanakan mulai pukul 06.00, dengan acara pawai budaya siswa TK, SD, dan SMP yang dipusatkan di Simpang Lima. Kegiatan inti dilaksanakan pukul 13.00 yang dipimpin langsung oleh Walikota Semarang. Kegiatan ini diisi dengan pawai kendaraan hias dari Balai Kota ke Masjid Kauman dan berakhir di Masjid Agung, Jawa Tengah.

Pembahasan
Unsur-unsur berita yang lengkap menurut ilustrasi tersebut adalah sebagai berikut.

No. Unsur Berita
1. Apa peristiwanya? Acara Dugderan, acara pawai budaya siswa TK, SD, SMP
2. Siapa yang mengalaminya? Warga Kota Semarang/Wali Kota Semarang
3. Kapan terjadi peristiwa itu? 31 Juli 2011, pukul 06.00-13.00
4. Di mana terjadi peristiwa itu? Semarang.
5. Bagaimana proses berlangsungnya peristiwa itu? Diisi dengan pawai budaya menuju balai kota dari Masjid Kauman dan berakhir di Masjid Agung.
6. Mengapa peristiwa itu terjadi? Untuk mengawali bulan Ramadan.

Jawaban: D
 Soal ini diambil dari Soal Ujian Nasional Bahasa Indonesia SMP/MTs. Untuk menghadapi Ujian Sekolah, Ujian Nasional Anda perlu Buku Referensi Menghadapi Ujian Nasional dan Ujian Sekolah.

Tuesday, 18 June 2013

Latihan Soal UN Online Bahasa Indonesia SMP/MTs

Latihan Soal UN Online Bahasa Indonesia SMP/MTs

Cara mengerjakan Soal Latihan UN Bahasa Indonesia SMP/MTs ini sangat mudah dan praktis, silahkan klik tombol "START".
Setelah itu anda dihadapkan pada tampilan soal, kemudaian anda pilih jawaban soal yang anda anggap benar dengan klik radio button disamping kiri pilihan jawaban.
Setelah Memilih klik button "JAWAB" anda akan melihat hasil jawaban anda benar atau salah. Disana juga anda dapat melihat pembahasan setiap soal yang anda kerjakan, Jika anda ingin melihat pembahasannya klik "Lihat Pembahasan"
Selanjutnya Klik "OK", untuk melanjutkan soal berikutnya.
Selamat mengerjakan...

Download Soal Latihan Ujian Nasional Bahasa Indonesia SMP/MTs (Download)
Untuk menghadapi Ujian Sekolah, Ujian Nasional Anda perlu Buku Referensi Menghadapi Ujian Nasional dan Ujian Sekolah.

Sunday, 9 June 2013

Soal Melengkapi Surat Pembaca

Surat pembaca lazim ditemukan di dalam surat kabar ataupun majalah. Isinya mungkin berupa saran, protes, keluhan, pujian, atau ucapan terima kasih kepada pihak-pihak tertentu.

Contoh Soal Melengkapi Surat Pembaca
Bacalah kutipan surat pembaca berikut!
Minggu, 21 Mei 2011 saya naik taksi Budaya.
Dompet saya tertinggal di taksi tersebut karena saya terburu-buru turun. Lima jam kemudian saya ditelepon oleh perusahaan taksi tersebut. Suara penelepon memberi tahu bahwa dompet saya ada di kantor tersebut.
[...] Semoga karakter seperti ini dicontoh oleh perusahaan taksi lain.

Kalimat yang tepat untuk melengkapi kutipan surat pembaca tersebut adalah ...
A.  Manajemen seperti ini membuat semua supir taksi merasa nyaman.
B.  Manajemen perusahaan tersebut sungguh telah menerapkan karakter jujur.
C.  Setiap perusahaan taksi selalu menjalani pelayanan prima.
D.  Setiap supir taksi senantiasa mengecek kondisi penumpang.

Pembahasan
Ilustrasi tersebut menunjukkan rasa senang atas sikap jujur perusahaan taksi. Dengan demikian, kalimat yang sesuai dengan ilustrasi tersebut berupa pujian, yakni “Manajemen perusahaan tersebut sungguh telah menerapkan karakter jujur.”
Jawaban: B
Soal ini diambil dari Soal Ujian Nasional Bahasa Indonesia SMP/MTs. Untuk menghadapi Ujian Sekolah, Ujian Nasional Anda perlu Buku Referensi Menghadapi Ujian Nasional dan Ujian Sekolah.

Soal Melengkapi Surat Dinas

Surat dinas merupakan surat yang dibuat oleh lembaga (kedinasan) dan ditujukan kepada lembaga yang lain ataupun perseorangan. Surat dinas pada umumnya menggunakan ragam bahasa resmi.Seperti halnya surat pribadi, isi surat dinas terdiri atas pembuka, isi pokok, dan penutup.

Contoh Soal Melengkapi Surat Dinas
Bacalah kutipan surat berikut!
Yth. Ketua OSIS SMP Sintuwu Maroso
Palu
Dengan hormat,
Kami mengharapkan kehadiran Saudara dalam acara rapat kerja OSIS yang akan dilaksanakan pada
hari : Sabtu, 23 Mei 2011
waktu : pukul 08.00
tempat : Aula SMP Sintuwu Maroso
[...]

Kalimat penutup surat untuk melengkapi surat dinas tersebut adalah ...
A.  Atas kerja sama dari Saudara, kami ucapkan terima kasih.
B.  Atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih.
C.  Atas perhatian, diucapkan terima kasih.
D.  Atas kehadiran Saudara, kami ucapkan terima kasih.


Pembahasan
Bagian penutup surat dinas (undangan) pada umumnya diisi oleh ucapan terima kasih. Kalimat tersebut harus dinyatakan secara langsung, tidak berbelit-belit. Contohnya, Atas kehadiran Saudara, kami ucapkan terima kasih.
Jawaban: D
Soal ini diambil dari Soal Ujian Nasional Bahasa Indonesia SMP/MTs. Untuk menghadapi Ujian Sekolah, Ujian Nasional Anda perlu Buku Referensi Menghadapi Ujian Nasional dan Ujian Sekolah.

Saturday, 8 June 2013

Melengkapi Surat Pribadi

Surat pribadi merupakan surat yang ditulis oleh perseorangan/keluarga dan ditujukan kepada perseorangan ataupun lembaga. Surat pribadi yang ditujukan kepada perseorangan pada umumnya menggunakan ragam bahasa tidak resmi. Isi surat pribadi terbagi atas tiga bagian, yakni pembukaan, isi pokok, dan penutup.

Contoh Soal Melengkapi Surat Pribadi
Bacalah kutipan surat pribadi berikut!
Temanku Ani
di Bandung
Halo Ani,
 [...] Aku dan keluargaku di Jakarta juga dalam keadaan sehat walafiat. Rasanya aku tak kuasa menahan rindu padamu, Ani, leluconmu, gurauanmu, dan kekonyolanmu dalam bercerita selalu terngiang di kepalaku sejak kita berpisah tiga tahun lalu.

Kalimat yang tepat untuk melengkapi surat tersebut adalah ...
A.  Mudah-mudah kita dapat bertemu tahun ini, Ani.
B.  Bagaimana kabar keluargamu di kota kembang?
C.  Apa kabarmu sekarang di Paris van Java sana?
D.  Semoga kamu di Bandung dalam keadaan sehat selalu.

Pembahasan
Bagian pembuka pada umumnya berkaitan dengan pertanyaan ataupun harapan tentang keadaan (kesehatan) dari pihak yang dikirimi surat. Dengan demikian, kalimat yang relevan adalah “Semoga kamu di Bandung dalam keadaan sehat selalu.”
Jawaban: D
Soal ini diambil dari Soal Ujian Nasional Bahasa Indonesia SMP/MTs. Untuk menghadapi Ujian Sekolah, Ujian Nasional Anda perlu Buku Referensi Menghadapi Ujian Nasional dan Ujian Sekolah.

Menyusun Kalimat Resensi

Resensi (buku) adalah tulisan yang menjelaskan ke-unggulan dan kelemahan dari sebuah buku. Sebuah resensi harus lengkap, antara lain, memuat judul buku, nama pengarang, ketebalan, serta keunggulan dan kelemahan buku.

Contoh Soal Menyususn Kalimat Resensi
Cermatilah data buku berikut!
Judul             : Membangun Hunian Nyaman dan Hemat
Penulis         : Benazir Imam
Tebal             : 150 halaman + VIII
Keunggulan : - terdapat kalkulasi/estimasi dana pembangunan rumah
                       - terdapat gambar contoh-contoh rumah.
Kelemahan  : - warna-warna gambar rumah kurang menarik.

Berdasarkan data buku tersebut, paragraf resensi yang paling tepat adalah ...
  1. Buku karya Benazir Imam setebal 150 halaman ini memang sangat cocok untuk dibaca dan dimiliki para pasangan muda yang akan membangun sebuah rumah. Di dalamnya bisa kita lihat gambar contoh-contoh rumah disertai kalkulasi dana yang diperlukan. Satu hal yang kurang adalah warna contoh-contoh rumah terlihat kurang menarik. Namun, sekali lagi buku ini sangat bermanfaat untuk dimiliki terutama keluarga yang awam tentang pembangunan sebuah tempat tinggal.
  2. Buku setebal 150 halaman yang ditulis Benazir Imam ini berisi uraian bagaimana membangun rumah yang nyaman namun hemat. Kalkulasi/estimasi dana yang disertakan turut memperkuat uraian itu. Gambar contoh-contoh rumah memang kurang menarik. Oleh karena itu, buku ini kurang layak dibaca terutama oleh pasangan muda yang ingin segera memiliki hunian.
  3. Buku karya Benazir Imam ini berisi bagaimana membangun rumah lengkap dengan kalkulasi estimasi dana yang diperlukan. Gambar-gambar contoh rumah yang ada pada buku setebal 150 halaman ini sangat terlihat menarik dan membuat orang tergugah untuk segera memiliki rumah. Oleh karena itu, buku ini sangat pantas dibaca.
  4. Buku setebal 150 halaman ini berisi uraian pembangunan rumah sederhana nan murah. Kalkulasi/estimasi dana yang disertakan turut membuktikan uraian itu. Gambar contoh-contoh rumah disajikan dalam warna-warna yang pas dan menarik. Tak salah apabila buku ini layak dimiliki.

Pembahasan
Isi resensi yang paling lengkap dan sesuai dengan data bukunya adalah “Buku karya Benazir Imam setebal 150 halaman….”
Jawaban: A
Soal ini diambil dari Soal Ujian Nasional Bahasa Indonesia SMP/MTs. Untuk menghadapi Ujian Sekolah, Ujian Nasional Anda perlu Buku Referensi Menghadapi Ujian Nasional dan Ujian Sekolah.

Friday, 7 June 2013

Indikator Menyusun Kalimat Pengumuman

Pengumuman merupakan bentuk penyampaian informasi kepada umum (khalayak, banyak orang).

Contoh Soal Menyusun Kalimat Pengumuman
Bacalah ilustrasi berikut dengan saksama!
Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), pengurus OSIS ekolahmu akan mengadakan Lomba Cipta dan Baca Puisi tentang guru. Setiap kelas diwajibkan mengirimkan 1 peserta beserta naskah puisi karyanya. Naskah harus diserahkan kepada pengurus OSIS paling lambat Sabtu, 30 April 2011. Pembacaan puisi dilaksanakan pada Selasa, 3 Mei 2011 mulai pukul 08.00 di halaman sekolah.

Isi pengumuman yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah ...
  1. PENGUMUMAN
    Dalam rangka peringatan Hardiknas, OSIS akan mengadakan Lomba Baca Puisi tentang guru.
    Setiap kelas wajib mengirimkan naskah puisi paling lambat Sabtu, 30 April 2011 atau Selasa, 3 Mei 2011 pukul 08.00.
  2. PENGUMUMAN
    Dalam rangka peringatan Hardiknas, OSIS akan mengadakan Lomba Cipta dan Baca Puisi.
    Setiap kelas wajib mengirimkan 1 peserta dan naskahnya paling lambat Sabtu, 30 April 2011. Pembacaan puisi dilaksanakan Selasa, 3 Mei 2011 di halaman sekolah!
  3. PENGUMUMAN
    Dalam rangka peringatan Hardiknas, OSIS akan mengadakan Lomba Cipta dan Baca Puisi tentang guru.
    Setiap kelas wajib mendaftarkan 1 peserta berikut karya puisinya paling lambat Sabtu, 30 April 2011. Pembacaan puisi dilaksanakan Selasa, 3 Mei 2011 mulai pukul 08.00.
  4. PENGUMUMAN
    Dalam rangka peringatan Hardiknas, OSIS akan mengadakan Lomba Cipta dan Baca Puisi tentang guru.
    Setiap kelas wajib mengirimkan 1 peserta berikut naskahnya paling lambat Sabtu, 30 April 2011. Pembacaan puisi dilaksanakan Selasa, 3 Mei 2011 mulai pukul 08.00 di halaman sekolah.

Pembahasan
Ilustrasi itu berkenaan dengan penyampaian informasi tentang lomba cipta dan baca puisi dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional. Adapun isi pengumuman yang paling lengkap dan sesuai adalah “… Setiap kelas wajib mengirimkan satu peserta berikut naskahnya… Pembacaan puisi dilaksanakan Selasa, 3 Mei 2011, mulai pukul 08.00 di halaman sekolah.
Jawaban: D
Soal ini diambil dari Soal Ujian Nasional Bahasa Indonesia SMP/MTs. Untuk menghadapi Ujian Sekolah, Ujian Nasional Anda perlu Buku Referensi Menghadapi Ujian Nasional dan Ujian Sekolah.

Thursday, 6 June 2013

Indikator Menyusun Kalimat Laporan

Menyusun Kalimat Laporan
Paragraf yang baik, susunan kalimatnya sangat runtut. Kalimat-kalimatnya berurutan berdasarkan pola yang benar: umum-khusus, khusus-umum, dan pola-pola lainnya.

Contoh Soal Menyusun Kalimat Laporan
Perhatikan kalimat-kalimat berikut!
  1. Sejak berdiri pada Agustus 2005 yang lalu SDN Madani terus berupaya meningkatkan kualitas dan prestasi.
  2. Dalam pelaksanaan O2SN tingkat provinsi kali ini tiga siswa meraih medali emas.
  3. Menurut kepala SDN Madani, peningkatan prestasi siswa dalam kegiatan intrakurikuler maupun ekstrakurikuler dilakukan oleh segenap pengelola di sekolah yang dipimpinnya.
  4. Terbukti di berbagai kejuaraan siswa SDN Madani banyak yang berhasil menorehkan prestasi.
  5. Ketiga siswa tersebut meraih medali emas di bidang olahraga tenis meja, pencak silat, dan badminton.

Kalimat-kalimat laporan tersebut dapat disusun menjadi paragraf padu dengan susunan ....
A.  (1), (3), (4), (2), (5)
B.  (1), (3), (2), (4), (5)
C.  (3), (4), (5), (1), (2)
D.  (2), (5), (4), (1), (3)


Pembahasan
  1. Menentukan kalimat pertama. Tampaknya paragraf tersebut harus disusun dengan pola umum-khusus. Oleh karena itu, kalimat (1) layak ditempatkan lebih awal karena menyatakan peristiwa yang bersifat umum.
  2. Langkah berikutnya, menentukan kalimat ke-2, ke-3, dan seterusnya. Untuk itu, kita harus melihat kata-katanya yang memiliki hubungan terdekat. Tampak bahwa kalimat (3) dan (4) memiliki kedekatan dengan kalimat (1). Ketiganya dihubungkan oleh kata prestasi.Dengan demikian, urutan kalimat yang benar adalah (1)-(3)-(4)-(2)-(5)
Jawaban: A
Soal ini diambil dari Soal Ujian Nasional Bahasa Indonesia SMP/MTs. Untuk menghadapi Ujian Sekolah, Ujian Nasional Anda perlu Buku Referensi Menghadapi Ujian Nasional dan Ujian Sekolah.

Indikator Pesan Singkat sesuai Konteks

Pesan singkat dalam bentuk surat lazim disebut memo. Pesan semacam itu dibuat oleh seseorang kepada teman sejawat ataupun bawahannya.

Contoh Soal Pesan Singkat Sesuai Konteks
Perhatikan ilustrasi berikut!
Pak Zainuddin, pembina OSIS SMP Besusu Timur, berniat mengumpulkan pengurus OSIS untuk persiapan pelaksanaan kegiatan menghadapi Bulan Bahasa mendatang. Yudho selaku ketua OSIS ditugasi membuat undangan rapat.
Isi pesan singkat yang tepat sesuai ilustrasi tersebut adalah ...
A. Undangan rapat harus dibuat untuk kegiatan OSIS selama tiga minggu.
B. Bentuk panitia pelaksanaan kegiatan Bulan Bahasa paling lambat satu minggu.
C. Edarkan undangan rapat untuk seluruh anggota OSIS hari ini dengan segera.
D. Segera buatkan undangan rapat pengurus OSIS menghadapi Bulan Bahasa.

Pembahasan
Dalam ilustrasi tersebut Pak Zainuddin, seorang Pembina OSIS SMP Besusu Timur. Bawahannya Yudho, Ketua OSIS. Pak Zainuddin hendak memberikan tugas kepada Yudho untuk membuat surat undangan untuk menghadapi Bulan Bahasa. Dengan demikian, isi pesan singkat yang sesuai adalah “Segera buatkan undangan rapat pengurus OSIS untuk menghadapi Bulan Bahasa.”
Jawaban: D
Soal ini diambil dari Soal Ujian Nasional Bahasa Indonesia SMP/MTs. Untuk menghadapi Ujian Sekolah, Ujian Nasional Anda perlu Buku Referensi Menghadapi Ujian Nasional dan Ujian Sekolah.

Indikator Menulis Catatan Pengalaman pada Buku Harian

Catatan harian berisi curahan hati atau pengalaman pribadi dari penulisnya. Yang diceritakannya bisa berkaitan dengan dirinya sendiri, orang lain, ataupun lingkungannya. Oleh karena itu, kata ganti yang digunakan adalah “aku”, “saya”.

Contoh soal Menulis Catatan Pengalaman pada Buku Harian
Perhatikan ilustrasi berikut!
Jumat pagi, Pak Rino baru saja membagikan hasil ulangan harian pelajaran bahasa Indonesia. Nadya yang sudah belajar sungguh-sungguh mendapat nilai yang sempurna. Akan tetapi, Lusi sahabatnya mendapat nilai sebaliknya. Lusi kelihatannya sangat kecewa. Melihat hal itu, Nadya berusaha menghibur dan kelihatannya berhasil.

Penulisan catatan harian Nadya sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah ...
  1. Hari ini, aku senang sekali karena nilai ulangan bahasa Indonesiaku bagus. Lusi, sahabatku mendapat nilai buruk. Aku berusaha menghiburnya. Untungnya dia mau mendengarku.
  2. Aku mendapat nilai ulangan yang bagus sekali hari ini. Aku telah belajar habis habisan malam sebelumnya. Pak Rino dan Lusi, temanku sangat bangga karenanya.
  3. Pak Rino, guru bahasa Indonesiaku sangat bangga, karena aku mendapat nilai yang sempurna. Aku sangat senang. Lusi, sahabatku langsung memberiku ucapan selamat dan memberi semangat kepadaku.
  4. Lusi, sahabatku, langsung marah-marah kepadaku saat aku menerima hasil ulanganku hari ini. la kesal karena nilainya tidak berbeda jauh dariku. la kurang puas dengan penilaian dari Pak Rino, guru kami.

Pembahasan
Ilustrasi cerita adalah tentang Nadya yang mendapat nilai bagus pada ulangan bahasa Indonesia. Sementara itu, temannya Lusi bernilai jelek. Nadya sangat senang dengan nilainya itu. Kemudian, ia menghibur temannya itu dan usahanya berhasil. 
Dengan demikian, catatan harian yang sesuai adalah “… aku senang sekali…. Aku berusaha menghiburnya. Untungnya dia mau mendengarku.”
Jawaban: A
Soal ini diambil dari Soal Ujian Nasional Bahasa Indonesia SMP/MTs. Untuk menghadapi Ujian Sekolah, Ujian Nasional Anda perlu Buku Referensi Menghadapi Ujian Nasional dan Ujian Sekolah.

Wednesday, 5 June 2013

Menentukan Latar (Waktu) Drama

Latar drama berkenaan dengan tempat ataupun waktu. Khususnya, latar waktu dapat diketahui melalui pertanda waktu, misalnya posisi ataupun keadaan cahaya matahari.

Contoh Soal Menentukan Latar (Waktu) Drama
Bacalah kutipan drama berikut
  1. Mayor : Berapa lama lagi aku harus menunggu? (sambil menggebrak meja)
  2. Kopral : Sabarlah sedikit, Pak.
  3. Mayor : Jangan ditawar lagi.
  4. Kopral : Apanya, Pak?
  5. Mayor : Kesabarannya! Sabar itu prinsip. Tidak bisa ditawar-tawar, ngerti?
  6. Kopral : Kalau begitu kuralat ucapanku tadi.
  7. Mayor : Ya, tapi pertanyaanku belum Bung jawab. Berapa lama lagi? Semburat matahari sudah terlihat tu!!

Latar kutipan drama tersebut adalah ....
A.  pagi hari
B.  siang hari
C.  sore hari
D.  malam hari

Pembahasan
Kata-kata semburat matahari yang mulai terlihat menunjukkan bahwa dialog dalam kutipan tersebut terjadi pada pagi hari.
Jawaban: A

Soal ini diambil dari Soal Ujian Nasional Bahasa Indonesia SMP/MTs. Untuk menghadapi Ujian Sekolah, Ujian Nasional Anda perlu Buku Referensi Menghadapi Ujian Nasional dan Ujian Sekolah.

Menentukan Latar (Suasana) Drama

Suasana berarti keadaan suatu lingkungan, hubungan sosial, ataupun isi hati seseorang. Macam-macam suasana: sedih, haru, tegang, akrab, santai. Suasana-suasana itu dapat diketahui dari perkataan ataupun perilaku tokohnya.
Contoh Soal Menentukan Latar (Suasana) Drama
Bacalah kutipan drama berikut
  1. Mayor : Berapa lama lagi aku harus menunggu? (sambil menggebrak meja)
  2. Kopral : Sabarlah sedikit, Pak.
  3. Mayor : Jangan ditawar lagi.
  4. Kopral : Apanya, Pak?
  5. Mayor : Kesabarannya! Sabar itu prinsip. Tidak bisa ditawar-tawar, ngerti?
  6. Kopral : Kalau begitu kuralat ucapanku tadi.
  7. Mayor : Ya, tapi pertanyaanku belum Bung jawab. Berapa lama lagi? Semburat matahari sudah terlihat tu!!

Suasana yang tergambar dalam kutipan drama tersebut adalah ....
A.  menegangkan
B.  merisaukan
C.  menyedihkan
D.  meresahkan


Pembahasan
Berdasarkan perkataan tokoh Mayor, terutama, yang marah-marah dan juga menggebrak meja, menunjukkan bahwa suasana yang tergambar di dalam kutipan tersebut adalah menegangkan.
Jawaban: A

Soal ini diambil dari Soal Ujian Nasional Bahasa Indonesia SMP/MTs. Untuk menghadapi Ujian Sekolah, Ujian Nasional Anda perlu Buku Referensi Menghadapi Ujian Nasional dan Ujian Sekolah.

Monday, 3 June 2013

Perbedaan Karakteristik Dua Novel

Banyak novel yang memiliki kesamaan, misalnya dalam hal temanya yang sama-sama tentang budaya, politik, persahabatan, dan asmara. Persamaan itu juga mungkin dijumpai pada sudut pandang, alur, latar, dan unsur-unsur yang lain. Di samping itu, mungkin pula novel-novel tersebut memiliki beberapa perbedaan, misalnya dalam gaya bahasa dan penggambaran watak tokoh.

Contoh Soal Perbedaan Karakteristik Dua Novel
Bacalah kutipan novel berikut!
Novel I
yang diharapkan. Usaha kompeni, jadi terhalang dan pikiran Sultan jadi kalang kabut. Oleh karena ia pun makin tambah berani melawan Inderapura yang berserikat dengan kompeni. Dan hasratnya pun makin keras dan besar hendak mencari perhubungan dengan Paul. Jika Paul dapat digerakkan menyerang Padang dari darat dan Aceh dari sebelah Utara dan dari laut, niscaya tenaga kompeni lemah, dan Inderapura tentu takkan berdaya lagi.

Novel II
Aminuddin mengetahui bahwa Mariamin ketakutan yang tiada tentu. Barangkali disebabkan hujan yang amat lebat itu serta melihat kilat dan mendengar guruh ang tiada henti. Lalu ia pun menghibur hati Mariamin, supaya sahabatnya itu melupakan barang yang ditakutinya itu.
“Riam,” katanya dengan muka yang riang. Saya mempunyai cerita yang bagus, yang baru diceritakan guru kami di sekolah. “Sudahkah engkau mendengarkannya?

Perbedaan karakteristik kedua novel tersebut adalah ....
A.  novel I bercerita tentang budaya novel II bercerita tentang sosial politik
B.  novel I bercerita tentang sosial politik novel II bercerita tentang kisah asmara
C.  novel I bercerita tentang penjajahan novel II bercerita tentang adat budaya
D.  novel I bercerita tentang kerajaan novel II bercerita tentang persahabatan


Pembahasan
Kedua kutipan novel tersebut bercerita tentang hal-hal berikut.
Isi Novel I Isi Novel II
Raja Ali yang berkeinginan menguasai Inderapura dan mengalahkan Kompeni. Aminuddin berkeinginan
untuk bisa menghibur hati sahabatnya, Mariamin.

Berdasarkan isinya itu, dapat disimpulkan bahwa novel I bertema perebutan kekuasaan (kerajaan) dan novel II bertema persahabatan.
Jawaban: D

Soal ini diambil dari Soal Ujian Nasional Bahasa Indonesia SMP/MTs. Untuk menghadapi Ujian Sekolah, Ujian Nasional Anda perlu Buku Referensi Menghadapi Ujian Nasional dan Ujian Sekolah.

Soal tentang Konflik Cerita Anak

Ada bermacam-macam konflik dalam suatu cerita:
a.  konflik tokoh dengan tokoh lain,
b.  konflik tokoh dengan dirinya sendiri, dan
c.  konflik tokoh dengan lingkungan/budayanya.

Contoh Soal Konflik Cerita Anak
Bacalah kutipan cerita berikut!
“Benar, semua itu nenek lakukan atas persetujuan seluruh keluarga. Hanya perasaan nenek tak bisa dibohongi. Nenek, sebagai seorang ibu, merasa lari dari tanggung jawab dan sangat rindu pada keluarga karena jauh dari mereka.” “Menurut aku, nenek seorang ibu yang bertanggung jawab.” “Itulah sebabnya nenek kurang setuju kau tulis riwayat nenek.”

Konflik dalam kutipan cerita tersebut adalah    ...
A.  Nenek pergi jauh demi tanggung jawabnya kepada keluarga.
B.  Nenek merasa bersalah karena telah meninggalkan keluarga.
C.  Aku, seorang cucu, yang sayang kepada neneknya.
D.  Aku gagal menulis riwayat hidup nenek tercinta.

Pembahasan
Cuplikan tersebut mengandung konflik antara nenek dengan cucunya. Neneknya merasa bersalah karena sudah meninggalkan keluarganya. Sementara itu, menurut cucunya sang nenek itu memiliki sikap tanggung jawab.
Jawaban: B

Soal ini diambil dari Soal Ujian Nasional Bahasa Indonesia SMP/MTs. Untuk menghadapi Ujian Sekolah, Ujian Nasional Anda perlu Buku Referensi Menghadapi Ujian Nasional dan Ujian Sekolah.

Menentukan Pesan/Amanat Cerpen

Amanat merupakan pesan yang terkandung di dalam suatu cerita. Amanat itu mudah dirumuskan setelah tema atau isi cerita itu sudah kita ketahui.

Contoh Soal Menentukan Pesan/Amanat Cerpen
Bacalah kutipan cerpen berikut!
“Ah, kan cuma sehari! Papamu tentu tidak akan keberatan,” kata Linda. “Sehari juga tidak akan diizinkan,” kata Vera. “Aku jadi ragu, nih,” kata Mita. “Papamu benar punya telepon genggam? Janganjangan itu hanya karanganmu saja.” “Tentu saja Papa punya! Memangnya aku pembohong?” kata Vera melotot. “Yah, siapa tahu. Kita kan belum lihat buktinya. Betul, kan teman-teman?” Mita memandang yang lainnya. Dikerdipkannya sebelah matanya. “He-eh,” angguk Eko. “Jangan cuma omong saja. Buktinya mana?” Dipanas-panasi begitu, Vera menjadi tersinggung juga. “Baik, baik. Akan aku buktikan. Lihat saja nanti!” katanya. “Begitu dong!” senyum Mia. Dia senang sekali siasatnya berhasil.
Amanat cerita anak tersebut adalah ...
A.  Jangan berani meminjam milik orang tua!
B.  Jangan mudah terpancing siasat orang lain!
C.  Perlu mempengaruhi teman yang sombong!
D.  Kekayaan harus ditunjukkan kepada orang lain!

Pembahasan
Tema/Isi Cerita Amanat
Linda dan kawan-kawan mengerjai Vera untuk bisa meminjamkan telepon genggam papahnya. Siasat Linda itu tampaknya membuahkan kasil. Jangan mudah terpancing siasat orang lain.

Jawaban: B
Soal ini diambil dari Soal Ujian Nasional Bahasa Indonesia SMP/MTs. Untuk menghadapi Ujian Sekolah, Ujian Nasional Anda perlu Buku Referensi Menghadapi Ujian Nasional dan Ujian Sekolah.

Sunday, 2 June 2013

Penokohan Cerpen

Penokohan Cerpen
Terdapat beberapa cara pengarang di dalam menggambarkan watak seorang tokoh:
a.  pemberitahuan langsung oleh pengarang,
b.  penceritaan melalui tokoh lain,
c.  tingkah laku tokoh,
d.  dialog tokoh itu sendiri,
e.  jalan pikiran tokoh, dan.
f.  lingkungan tokoh.

Contoh Soal tentang Penokohan Cerpen
Bacalah kutipan cerpen berikut
  1. la segera masuk dan menubruk ibunya yang mengatur meja makan. Resti hampir menangis.
  2. “Resti, kamu kenapa?” tanya ibu dengan keheranan, “mana Mas Robi?” Resti memandang ibunya. “Mas Robi? Resti gak tahu, Bu.”
  3. “Iya, tadi ibu khawatir karena kamu belum pernah naik bus sendirian, jadi ibu telepon Mas Robi minta menjemputmu.”
  4. “Ah ibu, Resti kan sudah besar, mestinya ibu tidak seperti itu,” tukas Resti.

Cara pengarang menggambarkan watak tokoh ibu melalui ....
A.    pemberitahuan oleh pengarang
B.    tingkah laku tokoh ibu
C.    dialog antartokoh
D.    diceritakan tokoh lain

Pembahasan
Tokoh ibu berwatak pencemas, penuh kekhawatiran. Hal itu tampak pada dialog tokoh itu sendiri dengan Resti.
Jawaban: C
Soal ini diambil dari Soal Ujian Nasional Bahasa Indonesia SMP/MTs. Untuk menghadapi Ujian Sekolah, Ujian Nasional Anda perlu Buku Referensi Menghadapi Ujian Nasional dan Ujian Sekolah.

Watak Tokoh Cerpen

Setiap tokoh memiliki watak masing-masing. Watak itulah yang menjadikan sebuah cerita menjadi menarik.

Contoh Soal Watak Tokoh Cerpen
Bacalah kutipan cerpen berikut
  1. la segera masuk dan menubruk ibunya yang mengatur meja makan. Resti hampir menangis.
  2. “Resti, kamu kenapa?” tanya ibu dengan keheranan, “mana Mas Robi?” Resti memandang ibunya. “Mas Robi? Resti gak tahu, Bu.”
  3. “Iya, tadi ibu khawatir karena kamu belum pernah naik bus sendirian, jadi ibu telepon Mas Robi minta menjemputmu.”
  4. “Ah ibu, Resti kan sudah besar, mestinya ibu tidak seperti itu,” tukas Resti.

Bukti bahwa Resti berwatak tenang terdapat pada nomor ....
A.  (1)
B.  (2)
C.  (3)
D.  (4)


Pembahasan
Watak Resti yang tenang dapat diketahui melalui dialognya pada nomor (4). Tersirat dari dialognya bahwa Resti sudah merasa besar (dewasa), tidak perlu dikhawatirkan lagi.
Jawaban: D

Soal ini diambil dari Soal Ujian Nasional Bahasa Indonesia SMP/MTs. Untuk menghadapi Ujian Sekolah, Ujian Nasional Anda perlu Buku Referensi Menghadapi Ujian Nasional dan Ujian Sekolah.

Menentukan Latar Tempat Cerpen

Latar merupakan tempat atau waktu berlangsungnya suatu cerita. Latar dibedakan menjadi tiga, yaitu latar waktu, latar tempat, dan latar suasana. Latar waktu adalah waktu (masa) tertentu ketika peristiwa dalam cerita itu terjadi. Latar tempat adalah lokasi atau bangunan fisik lain yang menjadi tempat terjadinya peristiwa-peristiwa dalam cerita. Latar Suasana adalah salah satu unsur intrinsik yang berkaitan dengan keadaan psikologis yang timbul dengan sendirinya bersamaan dengan jalan cerita. Suatu cerita menjadi menarik karena berlangsung dalam suasana tertentu. Misalnya, suasana gembira, sedih, tegang, penuh semangat, tenang, damai, dan sebagainya. Suasana dalam cerita biasanya dibangun bersama pelukisan tokoh utama. Pembaca mengikuti kejadian demi kejadian yang dialami tokoh utama dan bersama dia pembaca dibawa larut dalam suasana cerita.

Contoh Soal Menentukan Latar Tempat Cerpen
Bacalah kutipan cerpen berikut
  1. la segera masuk dan menubruk ibunya yang mengatur meja makan. Resti hampir menangis.
  2. “Resti, kamu kenapa?” tanya ibu dengan keheranan, “mana Mas Robi?” Resti memandang ibunya. “Mas Robi? Resti gak tahu, Bu.”
  3. “Iya, tadi ibu khawatir karena kamu belum pernah naik bus sendirian, jadi ibu telepon Mas Robi minta menjemputmu.”
  4. “Ah ibu, Resti kan sudah besar, mestinya ibu tidak seperti itu,” tukas Resti.

Latar tempat kutipan cerpen tersebut adalah ....
A.  ruang tamu
B.  ruang makan
C.  rumah makan
D.  ruang keluarga

Pembahasan
Pada kalimat nomor (1) dinyatakan bahwa peristiwa itu terjadi di ruang makan.
Jawaban: B

Soal ini diambil dari Soal Ujian Nasional Bahasa Indonesia SMP/MTs. Untuk menghadapi Ujian Sekolah, Ujian Nasional Anda perlu Buku Referensi Menghadapi Ujian Nasional dan Ujian Sekolah.

Pesan/Amanat Puisi

Setiap puisi memiliki pesan atau amanat. Pesan itu bersifat tersirat, yakni berada di balik kata-kata di dalam puisi itu. Pesan suatu puisi dengan mudah kita ketahui setelah isinya dipahami lebih dahulu.

Contoh Soal Pesan/Amanat Puisi
Bacalah kedua kutipan puisi berikut!
Puisi 1
terlalu banyak janji tak bisa ditunaikan
terlalu banyak harapan terhamparkan
daun-daun berserakan tak tersapu
dan angin pun pergi entah ke mana
yang berdiri di sini hanya panorama kediaman
Puisi 2
karena mendung tergeser dari langit
Tundalah kantukmu barang sejam
Mari! Mengurai cahya terang di bukit
Tubuh menggigil dan dingin yang menggigit
Sebelum tiba saatnya
Api pendiangan bakal padam
Bakal kehilangan hangatnya bara

Perbedaan pesan kedua puisi tersebut adalah ....
Puisi 1 Puisi 2
A.  Jangan menyianyiakan panorama Seharusnya menjaga hangatnya bara
B. Semestinya menikmati adanya angin! Mari menjaga tubuh supaya tidak menggigil!
C. Jangan mengingkari janji! Nikmatilah anugerah yang diberikan Tuhan!
D. Jangan banyak menghamparkan harapan! Jangan tinggalkan mendung tergeser!


Pembahasan

Jawaban: C   
Soal ini diambil dari Soal Ujian Nasional Bahasa Indonesia SMP/MTs. Untuk menghadapi Ujian Sekolah, Ujian Nasional Anda perlu Buku Referensi Menghadapi Ujian Nasional dan Ujian Sekolah.

Gaya Bahasa Puisi (Majas Puisi)

Majas merupakan bahasa kias yang menimbulkan kesan indah bagi pembaca atau pendengarnya. Majas banyak sekali digunakan di dalam puisi. Hal itu terutama majas metafora, personifikasi, paralelisme, dan sebagainya.

Contoh Soal Gaya Bahasa Puisi (Majas Puisi)
Bacalah puisi berikut dengan saksama.
Saat itu
(1)  Saat mentari mulai terbit
(2)  Itulah awal aku mengenalmu dalam buku
(3)  Saat raja siang membakar
(4)  Itulah awal aku bersamamu
(5)  Saat hujan turun dengan lebat
(6)  Itulah saat aku mengkhawatirkanmu
(7)  Saat bintang bertabur dan bulan tersenyum
(8)  Itulah saat aku memikirkanmu
(9)  Saat malam semakin larut
(10)  Saat itulah aku merasa takut untuk kehilangan dirimu

Larik bermajas pada puisi tersebut adalah ....
A.  1 dan 2
B.  3 dan 7
C.  5 dan 8
D.  9 dan 10

Pembahasan
(3) Saat raja siang membakar.
(7) Saat bintang bertabur dan bulan tersenyum.
Kedua larik tersebut mengandung majas personifikasi. Adapun yang dimaksud dengan personifikasi adalah majas yang mengumpamakan benda mati bisa berbuat seperti halnya manusia.
Jawaban: B

Soal ini diambil dari Soal Ujian Nasional Bahasa Indonesia SMP/MTs. Untuk menghadapi Ujian Sekolah, Ujian Nasional Anda perlu Buku Referensi Menghadapi Ujian Nasional dan Ujian Sekolah.